Minggu, 01 Januari 2012

SYSTEM MEMORY

SYSTEM MEMORY

Di sistem ini, memori adalah urutan byte yang dinomori (seperti "sel" atau "lubang burung dara"), masing-masing berisi sepotong kecil informasi. Informasi ini mungkin menjadi perintah untuk mengatakan pada komputer apa yang harus dilakukan. Sel mungkin berisi data yang diperlukan komputer untuk melakukan suatu perintah. Setiap slot mungkin berisi salah satu, dan apa yang sekarang menjadi data mungkin saja kemudian menjadi perintah.

Memori menyimpan berbagai bentuk informasi sebagai angka biner. Informasi yang belum berbentuk biner akan dipecahkan (encoded) dengan sejumlah instruksi yang mengubahnya menjadi sebuah angka atau urutan angka-angka. Sebagai contoh: Huruf F disimpan sebagai angka desimal 70 (atau angka biner) menggunakan salah satu metode pemecahan. Instruksi yang lebih kompleks bisa digunakan untuk menyimpan gambar, suara, video, dan berbagai macam informasi. Informasi yang bisa disimpan dalam satu sell dinamakan sebuah byte.

Secara umum, memori bisa ditulis kembali lebih jutaan kali - memori dapat diumpamakan sebagai papan tulis dan kapur yang dapat ditulis dan dihapus kembali, daripada buku tulis dengan pena yang tidak dapat dihapus.

Ukuran masing-masing sel, dan jumlah sel, berubah secara hebat dari komputer ke komputer, dan teknologi dalam pembuatan memori sudah berubah secara hebat - dari relay elektromekanik, ke tabung yang diisi dengan air raksa (dan kemudian pegas) di mana pulsa akustik terbentuk, sampai matriks magnet permanen, ke setiap transistor, ke sirkuit terpadu dengan jutaan transistor di atas satu chip silikon.

KLASIFIKASI MEMORY

1. UTAMA

· RAM

RAM yang merupakan singkatan dari Random Access Memory adalah sebuah perangkat keras komputer yang berfungsi menyimpan berbagai data dan instruksi program. Berbeda dengan tape magnetik atau disk yang mengakses data secara berurutan, isi dari RAM dapat diakses secara random atau tidak mengacu pada pengaturan letak data. Data di dalam RAM bersifat sementara, dengan kata lain data yang tersimpan akan hilang jika komputer dimatikan atau catu daya yang terhubung kepadanya dicabut. RAM biasa juga disebut sebagai memori utama (main memory), memori primer (primarymemory), memori internal (internal memory), penyimpanan utama (primary storage), memory stick, atau RAM stick. Bahkan terkadang orang hanya menyebutnya sebagai memori meskipun ada jenis memori lain yang terpasang di komputer.

RAM merupakan salah satu jenis memori internal yang mendukung kecepatan prosesor dalam mengolah data dan instruksi. Dengan menggunakan tambahan RAM ke dalam komputer dapat menghasilkan pengaruh positif pada kinerja dan kecepatan komputer, meskipun RAM sebenarnya tidak menentukan kecepatan komputer. Modul memori RAM yang umum diperdagangkan berkapasitas 128 MB, 256 MB, 512 MB, 1 GB, 2 GB, dan 4 GB.

Jenis-jenis RAM:


DRAM (Dynamic Random Access Memory)
adalah jenis RAM yang menyimpan setiap bit data yang terpisah dalam kapasitor dalam satu sirkuit terpadu. Data yang terkandung di dalamnya harus disegarkan secara berkala oleh CPU agar tidak hilang. Hal ini membuatnya sangat dinamis dibandingkan dengan memori lainnya. Dalam strukturnya, DRAM hanya memerlukan satu transistor dan kapasitor per bit, sehingga memiliki kepadatan sangat tinggi.


SRAM (Static Random Access Memory)
adalah jenis RAM (sejenis memori semikonduktor) yang tidak menggunakan kapasitor. Hal ini mengakibatkan SRAM tidak perlu lagi disegarkan secara berkala seperti halnya dengan DRAM. Ini juga sekaligus membuatnya memiliki kecepatan lebih tinggi dari DRAM. Berdasarkan fungsinya terbagi menjadi Asynchronous dan Synchronous.


EDORAM (Extended Data Out Random Accses Memory)
adalah jenis RAM yang dapat menyimpan dan mengambil isi memori secara bersamaan, sehingga kecepatan baca tulisnya pun menjadi lebih cepat. Umumnya digunakan pada PC terdahulu sebagai pengganti Fast Page Memory (FPM) RAM.


SDRAM (Synchronous Dynamic Random Acces Memory)
adalah jenis RAM dinamis yang kemampuan kecepatannya lebih cepat dari pada EDORAM dan kepingannya terdiri dari 168 pin. RAM ini disinkronisasi oleh clock sistem dan cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.


RDRAM (Rambus Dynamic Random Acces Memory)
adalah salah satu tipe dari RAM dinamis sinkron yang diproduksi oleh Rambus Corporation menggunakan Bus Speed sebesar 800 MHz tetapi memiliki jalur data yang sempit (8 bit). RDRAM memiliki memory controller yang canggih sehingga tidak semua motherboard bisa mendukungnya. Contoh produk yang memakainya adalah 3dfx seri Voodoo4.


NV-RAM (Non-Volatile Random Access Memory)
merupakan jenis RAM yang menggunakan baterai Litium di dalamnya sehingga data yang tersimpan tidak akan hilang meskipun catu daya dimatikan.


VGRAM (Video Graphic Random Acces Memory)
adalah jenis RAM yang dibuat khusus untuk video adapter. Kapasitas VGRAM sangat menentukan kualitas gambar yang dihasilkan oleh video adapter tersebut.


Beberapa Produsen Pembuat RAM
- Infineon
- Hynix
- Samsung
- Micron
- Rambus
- Corsair
- Kingston
- PNY
- Crucial Technology

Beberapa Merk RAM:
- Visipro
- Apacer
- Kingston
- Valueram

· CAM

Content-addressable memori (CAM) adalah jenis khusus dari memori komputer yang digunakan dalam kecepatan yang sangat tinggi tertentu pencarian aplikasi. Hal ini juga dikenal sebagai memori asosiatif, penyimpanan asosiatif, atau array asosiatif, meskipun istilah terakhir ini lebih sering digunakan untuk struktur pemrograman data. ((Hannum et al., 2004) Beberapa komputer kustom, seperti STARAN Goodyear , dibangun untuk melaksanakan CAM, dan disebut sebagai komputer asosiatif.

array asosiatif Perangkat Keras

Tidak seperti memori komputer standar ( akses memori acak atau RAM) di mana pengguna memasok alamat memori dan RAM mengembalikan data yang disimpan kata di alamat itu, CAM dirancang sedemikian rupa sehingga pengguna memasok kata data dan pencarian CAM seluruh memori untuk melihat apakah bahwa kata data disimpan di mana saja di dalamnya. Jika kata data ditemukan, CAM mengembalikan daftar dari satu atau lebih alamat penyimpanan dimana kata itu ditemukan (dan dalam beberapa arsitektur, juga mengembalikan word data , atau potongan terkait lainnya data). Jadi, CAM merupakan perwujudan hardware apa yang dalam istilah perangkat lunak akan disebut array asosiatif . Kata Data unit pengenalan diusulkan oleh Dudley Allen Buck pada tahun 1955.

implementasi Semikonduktor

Karena CAM dirancang untuk mencari seluruh memori dalam sebuah operasi tunggal, jauh lebih cepat dari RAM di hampir semua aplikasi pencarian. Ada kekurangan biaya untuk CAM namun. Unlike a RAM chip , Tidak seperti RAM Chip , yang memiliki sel-sel penyimpanan sederhana, masing-masing memori individual sedikit di CAM sepenuhnya paralel harus memiliki sirkuit perbandingan sendiri terkait untuk mendeteksi kecocokan antara bit yang tersimpan dan bit masukan. Selain itu, pertandingan output dari setiap sel dalam kata data harus dikombinasikan untuk menghasilkan sinyal data sesuai kata lengkap. Sirkuit tambahan meningkatkan ukuran fisik dari chip CAM yang meningkatkan biaya produksi. Sirkuit tambahan juga meningkatkan disipasi daya karena setiap sirkuit perbandingan aktif pada setiap siklus clock. Akibatnya, CAM hanya digunakan dalam aplikasi khusus di mana mencari kecepatan tidak dapat dicapai dengan menggunakan metode yang kurang mahal.

CAMS Ternary

Biner CAM adalah jenis paling sederhana CAM yang menggunakan kata-kata pencarian data yang terdiri sepenuhnya dari 1s dan 0s Ternary CAM. (TCAM) memungkinkan sebuah negara yang cocok ketiga "X" atau "Jangan Peduli" untuk satu atau lebih bit di dataword disimpan , sehingga menambah fleksibilitas untuk pencarian. Misalnya, CAM terner mungkin memiliki kata-kata yang tersimpan dari "10XX0" yang akan cocok salah satu dari empat kata pencarian "10000", "10010", "10100", atau "10110".Fleksibilitas pencari menambahkan datang dengan biaya tambahan atas CAM biner sebagai sel memori internal sekarang harus menyandikan tiga negara mungkin bukan dua CAM biner.Keadaan tambahan biasanya diimplementasikan dengan menambahkan sedikit topeng ("perawatan" atau "tidak peduli" bit) untuk setiap sel memori.

Contoh aplikasi

Content-addressable memori sering digunakan dalam perangkat jaringan komputer . Sebagai contoh, ketika sebuah switch jaringan menerima data frame dari salah satu port-nya, itu update tabel internal dengan frame sumber alamat MAC dan port itu diterima pada. Hal ini kemudian mendongak alamat tujuan MAC dalam tabel untuk menentukan apa port frame harus diteruskan ke, dan mengirimkannya keluar pada port tersebutTabel alamat MAC biasanya diimplementasikan dengan CAM biner sehingga port tujuan dapat ditemukan dengan sangat cepat, mengurangi latency switch.

CAMS ternary sering digunakan dalam jaringan router , di mana alamat masing-masing memiliki dua bagian: alamat jaringan, yang dapat bervariasi dalam ukuran tergantung pada subnet konfigurasi, dan alamat host, yang menempati bit yang tersisa. Masing-masing subnet memiliki topeng jaringan yang menentukan bit mana dari alamat tersebut adalah alamat jaringan dan yang bit alamat host. Routing dilakukan dengan berkonsultasi tabel routing dikelola oleh router yang berisi alamat tujuan setiap jaringan dikenal, topeng jaringan yang berhubungan, dan informasi yang diperlukan untuk rute paket ke tujuan. Tanpa CAM, router membandingkan alamat tujuan dari paket yang akan disalurkan dengan setiap entri di tabel routing, melakukan logika AND dengan topeng jaringan dan membandingkannya dengan alamat jaringan. Jika mereka adalah sama, informasi routing yang sesuai digunakan untuk meneruskan paket. Menggunakan CAM terner untuk tabel routing membuat proses pencarian yang sangat efisien. Alamat yang disimpan menggunakan "tidak peduli" untuk bagian host dari alamat, sehingga mencari alamat tujuan di CAM segera mengambil entri routing yang benar; baik masking dan perbandingan yang dilakukan oleh perangkat keras CAM.

Lain CAM aplikasi termasuk:

· CPU cache controllers and Translation Lookaside Buffers CPU Cache controller dan Buffer Terjemahan lookaside

· Database engines Basis mesin

· Data compression hardware Kompresi data perangkat keras

· Artificial neural networks Jaringan saraf tiruan

· Intrusion Prevention System Intrusion Prevention Sistem

  • MEMORY CACHE

Cache adalah memory berukuran kecil yang sifatnya temporary (sementara). Walaupun ukuran filenya sangat kecil, namun keceptannya sangat tinggi. Dalam terminologi hardware, istilah ini biasanya merujuk pada memory berkecepatan tinggi yang menjembatani aliran data antara processor dengan memory utama (RAM) yang biasanya memiliki kecepatan jauh lebih rendah.

Dalam terminologi hardware, istilah ini biasanya merujuk pada memory berkecepatan tinggi yang menjembatani aliran data antara processor dengan memory utama (RAM) yang biasanya memiliki kecepatan jauh lebih rendah. Penggunaan cache ditujukan untuk meminimalisir terjadinya bottleneck dalam aliran data antara processor dan RAM. Sedangkan dalam terminologi software, istilah ini merujuk pada tempat penyimpanan sementara untuk beberapa file yang sering diakses (biasanya diterapkan dalam network).

Cache umumnya terbagi menjadi beberapa jenis, seperti L1 cache, L2 cache dan L3 cache. Kan udah ada memori utama (RAM), apa kegunaannya? Sabar dong sob. Ini kan baru pada tahap pengertian.

Fungsi dan kegunaan cache

Cache berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara untuk data atau instruksi yang diperlukan oleh processor. Secara gampangnya, cache berfungsi untuk mempercepat akses data pada komputer karena cache menyimpan data/informasi yang telah diakses oleh suatu buffer, sehingga meringankan kerja processor.

Dalam Internet sebuah proxy cache dapat mempercepat proses browsing dengan cara menyimpan data yang telah diakses di komputer yang berjarak dekat dengan komputer pengakses. Jika kemudian ada user yang mengakses data yang sama, proxy cache akan mengirim data tersebut dari cache-nya, bukan dari tempat yang lama diakses. Dengan mekanisme HTTP, data yang diberikan oleh proxy selalu data yang terbaru, karena proxy server akan selalu mencocok kan data yang ada di cache-nya dengan data yang ada di server luar

Kecepatan cache memory

Transfer data dari L1 cache ke prosesor terjadi paling cepat dibandingkan L2 cache maupun L3 cache (bila ada). Kecepatannya mendekati kecepatan register. L1 cache ini dikunci pada kecepatan yang sama pada prosesor. Secara fisik L1 cache tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. L1 cache adalah lokasi pertama yang diakses oleh prosesor ketika mencari pasokan data. Kapasitas simpan datanya paling kecil, antara puluhan hingga ribuan byte tergantung jenis prosesor. Pada beberapa jenis prosesor pentium kapasitasnya 16 KB yang terbagi menjadi dua bagian, yaitu 8 KB untuk menyimpan instruksi, dan 8 KB untuk menyimpan data.

Transfer data tercepat kedua setelah L1 cache adalah L2 cache. Prosesor dapat mengambil data dari cache L2 yang terintegrasi (on-chip) lebih cepat dari pada cache L2 yang tidak terintegrasi. Kapasitas simpan datanya lebih besar dibandingkan L1 cache, antara ratusan ribu byte hingga jutaan byte, ada yang 128 KB, 256 KB, 512 KB, 1 MB, 2 MB, bahkan 8 MB, tergantung jenis prosesornya. Kapasitas simpan data untuk L3 cache lebih besar lagi, bisa ratusan juta byte (ratusan mega byte).

IMPLEMENTASI MEMORY UTAMA

A. Memory Stack

Stack adalah salah satu bagian yang digunakan untuk menyimpan data-data atau variabel yang pengalamatan memorinya telah dilakukan saat kompilasi (alamat pastinya sudah ditentukan dari awal). Bingung? Coba bayangkan seperti ini. Pada suatu waktu kita akan memasak. Dalam kegiatan memasak itu terdapat daftar barang-barang yang dibutuhkan seperti alat (pisau, wajan, panci, dsb) dan bahan (ayam, telur, minyak goreng, dsb). Nah ketika kita hendak memasak pasti kita membutuhkan tempat khusus kan? Semisal kita memasak di dapur, maka kita harus menyiapkan tempat untuk menaruh semua alat dan bahan sebelum melakukan kegiatan memasak. Dalam bahasa pemprograman, kegiatan memasak tersebut disebut fungsi (melakukan kerja). Di awal sebelum memasak kita telah membuat daftar apa yang harus kita lakukan. Fungsi tersebut membutuhkan variabel-variabel atau data (alat dan bahan). Untuk memasak kita butuh tempat atau bagian dari dapur untuk menaruh alat dan bahan. Tempat yang kita persiapkan itulah yang disebut stack. Stack ditentukan sejak awal-awal.

Dalam stack, data disimpan menggunakan metode Last In First Out (LIFO). Apa ini? Stack artinya tumpukan (Saya juga tahu artinya mas! ) Maksudnya data yang tersimpan di memori akan dialokasikan dan didealokasikan hanya di akhir memori (dinamakan puncak stack). Hal ini bisa kita analogikan seperti saat kita menumpuk piring. Saat kita menumpuk piring (setelah masak ceritanya nih) kita akan meletakkannya dalam satu tumpukan besar. Nah piring yang pertama kali kita taruh (letaknya di bawah tuh) pasti akan kita ambil terakhir kali karena kita ngambilnya dari atas dulu tuh. Nah alokasi semacam inilah yang diimplementasikan dalam memori komputer. Stack adalah bagian memori yang fungsinya digunakan untuk menyimpan memori bersifat sementara.

B. Memory Modular

Modul memori adalah istilah yang luas digunakan untuk merujuk kepada serangkaian akses memori dynamic random sirkuit terpadu modul terpasang pada papan sirkuit cetak dan dirancang untuk digunakan dalam komputer pribadi , workstation dan server .

Hal ini dapat digunakan untuk jenis tertentu dari modul memori:

· Dual in-line package memory Dual in-line paket memori

· SIPP memori , tunggal di baris pin memori paket

· SIMM , modul in-line memori tunggal

· DIMM , dual in-line modul memori

o Rambus modul memori adalah subset dari DIMM, namun biasanya disebut sebagai RIMMs

o SO-DIMM , DIMM garis kecil, versi yang lebih kecil dari DIMM, digunakan di laptop

Membedakan karakteristik modul memori komputer meliputi tegangan, kapasitas, kecepatan (yaitu, bit rate ), dan faktor bentuk .

C. Memory Virtual

Memori virtual merupakan suatu teknik yang memisahkan antara memori logis dan memori fisiknya. Teknik ini mengizinkan program untuk dieksekusi tanpa seluruh bagian program perlu ikut masuk ke dalam memori.

Berbeda dengan keterbatasan yang dimiliki oleh memori fisik, memori virtual dapat menampung program dalam skala besar, melebihi daya tampung dari memori utama yang tersedia.

Prinsip dari memori virtual yang patut diingat adalah bahwa: "Kecepatan maksimum eksekusi proses di memori virtual dapat sama, tetapi tidak pernah melampaui kecepatan eksekusi proses yang sama di sistem tanpa menggunakan memori virtual."

Keuntungan

Sebagaimana dikatakan di atas bahwa hanya sebagian dari program yang diletakkan di memori. Hal ini berakibat pada:

· Berkurangnya I/O yang dibutuhkan (lalu lintas I/O menjadi rendah). Misal, untuk program butuh membaca dari disk dan memasukkan dalam memory setiap kali diakses.

· Berkurangnya memori yang dibutuhkan (space menjadi lebih leluasa). Contoh, untuk program 10 MB tidak seluruh bagian dimasukkan dalam memori. Pesan-pesan error hanya dimasukkan jika terjadi error.

· Meningkatnya respon, sebagai konsekuensi dari menurunnya beban I/O dan memori.

· Bertambahnya jumlah user yang dapat dilayani. Ruang memori yang masih tersedia luas memungkinkan komputer untuk menerima lebih banyak permintaan dari user.

Implementasi

Gagasan dari memori virtual adalah ukuran gabungan program, data dan stack melampaui jumlah memori fisik yang tersedia. Sistem operasi menyimpan bagian-bagian proses yang sedang digunakan di memori utama (main memory) dan sisanya ditaruh di disk. Begitu bagian di disk diperlukan, maka bagian di memori yang tidak diperlukan akan disingkirkan (swap-out) dan diganti (swap-in) oleh bagian disk yang diperlukan itu.

Memori virtual diimplementasikan dalam sistem multiprogramming. Misalnya: 10 program dengan ukuran 2 Mb dapat berjalan di memori berkapasitas 4 Mb. Tiap program dialokasikan 256 KByte dan bagian-bagian proses di-swap masuk dan keluar memori begitu diperlukan. Dengan demikian, sistem multiprogramming menjadi lebih efisien.

Memori virtual dapat dilakukan melalui dua cara:

1. Permintaan pemberian halaman (demand paging).

2. Permintaan segmentasi (demand segmentation). Contoh: IBM OS/2. Algoritma dari permintaan segmentasi lebih kompleks, karenanya jarang diimplementasikan.

Memori pembantu (auxiliary memory)

Ill. Memori pembantu ( auxiliary memory )

- Bersifat non-volatile, yaitu jika tidak ada listrik, maka isimemori tidak hilang.

- Tidak mempengaruhi langsung fungsi CPU.

Yang termasuk memori ini adalah:

• Pita Magnetik

- Merupakan suatu lajur plastik tipis, lebar 1/2 inci,yang dilapisi dengan perekaman magnetik.- Biasa terbagi menjadi 7/9 track searah panjang pita- Kerapatan rekaman (bpi) yaitu 800, 1600, dan 6250bpi.- Terdapat satu bit paritas untuk pendeteksian kesalahan.- Merupakan sistem SAM ( Sequential AccessMemory ) yaitu data ditulis sesuai urutan pemunculannya.

• Disk Magnetik

- Merupakan sebuah lembaran datar (platter )

- Terdiri atas : sebuah disk drive, sebuah kendali disk(interface), dan satu atau lebih disk (platter ).

- Proses penulisan ke disk yaitu disk drive akanmenimbulkan kemagnetan pada titik di ataspermukaan disk yang secara langsung di bawahhead.

- Proses pembacaan dan disk, head diatur agar dapatmendeteksi perubahan arah kernagnetan.

- Terbagi secara logikal dikenal sebagai organisas idisk yaitu:

Track :Sejumlah lingkaran yang konsentris

Sektor :Pembagian permukaan disk secara belahan yang mempunyal ukuran yang sama.

Silinder :Dibentuk oleh track-track yang ber hubunganpada setiap permukaan.

• Floppy disk

Merupakan lembaran datar yang tipis dan fleksibel.- Hampir sama dengan harddisk, tetapi kapasitas penyimpanan lebih rendah.

Organisasi Disk

Telah dijelaskan diawal bahwa masalah utama sistem memori adalah mengimbangi laju kecepatan CPU. Beberapa teknologi dicoba dan dikembangkan, diantaranya menggunakan konsep akses paralel pada disk.

RAID (Redundancy Array of Independent Disk) merupakan organisasi disk memori yang mampu menangani beberapa disk dengan sistem akses paralel dan redudansi ditambahkan untuk meningkatkan reliabilitas. Karena kerja paralel inilah dihasilkan resultan kecepatan disk yang lebih cepat. Teknologi database sangatlah penting dalam model disk ini karena pengontrol disk harus mendistribusikan data pada sejumlah disk dan juga membacaan kembali. Karakteristik

umum disk RAID :

  • RAID adalah sekumpulan disk drive yang dianggap sebagai sistem tunggal disk.
  • Data didistribusikan ke drive fisik array.
  • Kapasitas redudant disk digunakan untuk menyimpan informasi paritas, yang menjamin recoveribility data ketika terjadi masalah atau kegagalan disk.

Jadi RAID merupakan salah satu jawaban masalah kesenjangan kecepatan disk memori dengan CPU dengan cara menggantikan disk berkapasitas besar dengan sejumlah disk – disk berkapasitas kecil dan mendistribusikan data pada disk – disk tersebut sedemikian rupa sehingga nantinya dapat dibaca kembali.

RAID tingkat 0

Sebenarnya bukan RAID karena tidak menggunakan redundansi dalam meningkatkan kinerjanya. Data didistribusikan pada seluruh disk secara array merupakan keuntungan daripada menggunakan satu disk berkapasitas besar.

Sejalan perkembangan RAID – 0 menjadi model data strip pada disk dengan suatu management tertentu hingga data sistem data dianggap tersimpan pada suatu disk logik. Mekanisme tranfer data dalam satu sektor sekaligus sehingga hanya baik untuk menangani tranfer data besar.

RAID tingkat 1

Pada RAID – 1, redundansi diperoleh dengan cara menduplikasi seluruh data pada disk mirror-nya. Seperti halnya RAID – 0, pada tingkat 1 juga menggunakan teknologi stripping, perbedaannya adalah dalam tingkat 1 setiap strip logik dipetakkan ke dua disk yang secara logika terpisah sehingga setiap disk pada array akan memiliki mirror disk yang berisi data sama. Hal ini menjadikan RAID – 1 mahal. Keuntungan RAID – 1:

  • Permintaan pembacaan dapat dilayani oleh salah satu disk karena terdapat dua disk berisi data sama, tergantung waktu akses yang tercepat.
  • Permintaan penyimpanan atau penulisan dilakukan pada 2 disk secara paralel.
  • Terdapat back-up data, yaitu dalam disk mirror-nya.

RAID – 1 mempunyai peningkatan kinerja sekitar dua kali lipat dibandingkan RAID – 0 pada operasi baca, namun untuk operasi tulis tidak secara signifikan terjadi peningkatan. Cocok digunakan untuk menangani data yang sering mengalami kegagalan dalam proses pembacaan. RAID – 1 masih bekerja berdasarkan sektor – sektornya.

RAID tingkat 2

RAID – 2 mengganakan teknik akses paralel untuk semua disk. Dalam proses operasinya, seluruh disk berpartisipasi dan mengeksekusi setiap permintaan sehingga terdapat mekanisme sinkronisasi perputaran disk dan headnya. Teknologi stripping juga digunakan dalam tingkat ini, hanya stripnya berukuran kecil, sering kali dalam ukuran word atau byte. Koreksi kesalahan menggunakan sistem bit paritas dengan kode Hamming. Cocok digunakan untuk menangani sistem yang kerap mengalami kesalahan disk.

RAID tingkat 3

Diorganisasikan mirip dengan RAID – 2, perbedaannya pada RAID – 3 hanya membutuhkan disk redudant tunggal, tidak tergantung jumlah array disknya. Bit paritas dikomputasikan untuk setiap data word dan ditulis pada disk paritas khusus. Saat terjadi kegagalan drive, data disusun kembali dari sisa data yang masih baik dan dari informasi paritasnya.

RAID – 3 menggunakan akses paralel dengan data didistribusikan dalam bentuk strip – strip kecil. Kinerjanya menghasilkan transfer berkecepatan tinggi, namun hanya dapat mengeksekusi sebuah permintaan I/O saja sehingga kalau digunakan pada lingkungan transaksi data tinggi terjadi penurunan kinerja.

RAID tingkat 4

RAID – 4 menggunakan teknik akses yang independen untuk setiap disknya sehingga permintaan baca atau tulis dilayani secara paralel. RAID ini cocok untuk menangani sistem dengan kelajuan tranfer data yang tinggi. Tidak memerlukan sinkronisasi disk karena setiap disknya beroperasi secara independen. Stripping data dalam ukuran yang besar.

Strip paritas bit per bit dihitung ke seluruh strip yang berkaitan pada setiap disk data. Paritas disimpan pada disk paritas khusus. Saat operasi penulisan, array management software tidak hanya meng-update data tetapi juga paritas yang terkait. Keuntungannya dengan disk paritas yang khusus menjadikan keamanan data lebih terjamin, namun dengan disk paritas yang terpisah akan memperlambat kinerjanya.

RAID tingkat 5

Mempunyai kemiripan dengan RAID – 4 dalam organisasinya, perbedaannya adalah strip – strip paritas didistribusikan pada seluruh disk. Untuk keamanan, strip paritas suatu disk disimpan pada disk lainnya. RAID – 4 merupakan perbaikan dari RAID – 4 dalam hal peningkatan kinerjanya. Disk ini biasanya digunakan dalam server jaringan.

RAID tingkat 6

Merupakan teknologi RAID terbaru. Menggunakan metode penghitungan dua paritas untuk alasan keakuratan dan antisipasi terhadap koreksi kesalahan. Seperti halnya RAID – 5, paritas tersimpan pada disk lainnya. Memiliki kecepatan transfer yang tinggi.

DESIGN MEMORY

· Kecepatan Memori lawan kecepatan CPU :

§ Awal tahun 1960 – 1980, kecepatan memori dan CPU meningkat, namun rasio keseluruhan antara keduanya relatif.

§ Pada era ini kecepatan memori biasanya kurang lebih 10 kali lebih lambat dari kecepatan CPU.

§ CDC:6600, 7600, CRAY 1 dan CRAY X-MP untuk super komputer waktu akses memorinya 10 sampai 14 waktu siklus CPU.

§ VAX 11/780, 8600 dan 8700 untuk mini computer waktu akses memorinya 4 sampai 7 kali siklus CPU

§ Pertengahan tahun 1980, kecepatan CPU jauh lebih meningkat hingga 50 kali kecepatan memori, contoh CRAY

§ Keuntungan dari perubahan ini adalah :

§ Memori besar umumnya memerlukan hardware khusus untuk mendeteksi dan mengoreksi kesalahan, yang menambah waktu akses memori efektif.

§ CPU yang paling cepat merupakan pipelined.

· Ruang Alamat Memori :

§ Semakin besar ruang alamat memori yang disediakan maka akan semakin baik namun harus diperhatikan pula bahwa dalam perubahan tersebut tidak harus merubah secara keseluruhan dan mendasar daripada arsitektur yang telah dibangun.

· Keseimbangan antara kecepatan dan biaya :

§ Sifat dari Teknologi Memori

- Harga unitnya turun dengan sangat cepat, sedangkan kecepatannya secara perlahan meningkat.

- Adanya berbagai kecepatan dan biaya dalam peralatan memori

§ Ada tiga penggunaan teknologi RAM dalam system computer untuk memanfaatkan variasi ini adalah :

- Peralatan lambat, murah untuk memori utama

- Peralatan cepat untuk cache

- Peralatan sangat cepat, mahal untuk register

  • Memori dalam system computer dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu :
    1. Internal Processor Memory
    2. Main Memory (Primary Memory)
    3. Secondary Memory (Auxiliary/Backing Memory)
  • Karakteristik Memori :

§ Access Time

§ Access Modes

§ Alterability

§ Permanence of Storage

§ Cycle Time and Data Transfer Rate

§ Physical Characteristics

  • Metode Akses :

§ Random Access Memory

Lokasi memori dapat dicapai secara acak dan waktu akses tidak bergantung pada lokasi yang sedang diakses

§ Serial Access Memory

Mekanisme akses digunakan bersama-sama oleh seluruh lokasi

Referensi :

www.tipskomputer33.com/2010/04/pengertian-ram.html

http://en.wikipedia.org/wiki/Content-addressable_memory

edutechnolife.com/cache-pengertian-dan-fungsi-cache-pada-komputer/

en.wikipedia.org/wiki/Memory_module

ikc.unimal.ac.id/umum/ibam/ibam-os-html/x3801.html

www.scribd.com › Books - Non-fictionSelf-Help

staffsite.gunadarma.ac.id/syakur/index.php?stateid=download

2 komentar: